Jumat, 10 Juli 2020

Entahlah

Cahaya sore kembali menjadi sendu 
Entah berapa sore sendu yang telah kulewati
Menjadi pengantar, padamu yang tak pernah benar benar pergi

Jalan lurus kembali menjadi pilu
Menampilkan rumitnya liku kita saat itu

Suaramu masih bisa kudengar
Dalam bayang yang tak pernah sepenuhnya pudar

Mencintaimu adalah anugerah
Meski akhirnya kita berpisah
Namun bersyukur pernah searah

Rabu, 01 Juli 2020

Cerai

Bercerai, hancur, rusak.
Perpisahan yang tak pernah kuat ku saksikan
Anak malang, cantik berseri pintar mengaji
Juga dua anak laki laki yang masih sangat belia
Harus rela menelan pil pahit kepedihan hidup
Akibat keegoisan dua orang tuanya

Sang istri pindah tak tau kemana
Suaminya bangkrut, menganggur
Anaknya, bingung. Belum mengerti apa yang terjadi
Yang tersisa hanya ingatan baku hantam ayah ibunya
Yang mungkin tak pernah bisa hilang dari ingatannya

Perih ku melihatnya, aku tak punya daya apa apa
Selain mendoakan, semoga masa depan mereka cerah
Temukan teman hidup yang setia
Agar tak lagi mengulang kebodohan orang tuanya
Menghancurkan kebahagian putra putrinya
Demi ego besar dalam diri mereka

Bajingan kalian!

Jumat, 22 Mei 2020

Sampai Jumpa Nanti

makin hari makin kusadari
semua tak pernah ada yang pasti
walau aku telat menyadari
setidaknya kini aku makin pasrah hati

benar kata hati
fokus saja pada diri sendiri
tak perlu terlalu memikirkan yang belum pasti
jodoh itu rahasia ilahi

yang pernah sedekat urat nadi
nyatanya kini sendiri-sendiri
yang begitu terlihat pasti
nyatanya semua hanya kunanti

jalan tak kunjung kutemui
waktu terus membututi
aku makin merasa rugi
masa ku perlahan pergi

pada akhirnya, hanya Dia yang menghendaki
kapanpun waktunya
siapapun orangnya
sampai jumpa nanti

Senin, 18 Mei 2020

Pramitha

Pramitha, satu nama asing dalam hidupku
Membajak akal dan ingatanku
Yang seketika hanya tertuju padamu
Merasuk langsung ke relung hati, tanpa permisi
Pramitha, lancang sekali kamu

Cerdas berargumen, pintar bersikap
Sudah terbayang dari bahasa tubuhmu
Tatap mata jauh kedepan, diselingi diammu tanda berfikir
Lisan yang tak henti keluarkan pemikiran murni nan jernih
Cukup buat mataku terpaku kala itu

Aku hanya kagum, aku tak mau jatuh cinta padamu saat ini
Ku tak mau buatmu bersedih karena rumitnya situasi
Ada hati yang sedang kuperjuangkan jauh disana
Mungkin jika berjodoh, suatu saat nanti pasti kita bersama

Kamis, 09 April 2020

Tak Percaya Siapa-Siapa

Ada luka yang tak kunjung sembuh
Ada kecewa yang terus terbayang
Ada trauma yang belum juga hilang

Hati yang semakin keras ditempa rasa
Raga yang berusaha kuat menahan luka
Akal yang sudah kehabisan cara untuk lupa

Rumah yang tak lagi bisa jadi rumah
Kehilangan percaya pada mereka
Juga kamu yang tak kunjung aku temukan

 
Aku tak percaya siapa siapa

Minggu, 29 Maret 2020

Makin Tak Peduli

Makin tak peduli
Namun tetap menanti

Bias rasanya
Hambar, tak terasa apa apa

Tak lagi mencari
Tak kunjung ditemui

Biar sementara hilang
Cukup kunikmati sendiri
Sampai nanti
Semua akan terjadi

Yang dinanti pasti kembali
Yang dicari datang sendiri

Sabtu, 28 Maret 2020

Sendiri

Terjaga sampai pagi
Berkelana jauh bersama sepi
Bercerita dengan diri sendiri
Tentang hidup dan kehidupan setelah mati

Ada yang pergi
Tak kunjung kembali
Ada yang berbeda
Namun aku mulai terbiasa

Aku mulai nyaman hidup sendiri

Terima kasih wahai hati
Sudah berjuang sampai detik ini
Menjaga diri agar batas tak terlampaui