Ada yang begitu dicinta namun tak kunjung bersua
Ada yang berjuang begitu lama, namun kandas berujung lara
Ada yang tak pernah bertemu, tiba tiba memadu satu
Ada pula, yang datang tanpa dinyana, bertemu tiada sengaja.
Menjadi suka karena sebuah canda tawa
Lucunya sebuah takdir cinta
Tak bisa ditebak, tak dapat di rencana
Semua mengalir tanpa tau siapa dia akhir
Sama seperti aku dan kamu
Unik nan lucu, semua berjalan saja begitu
Mengalir, seiring berjalannya waktu
Nyaman tanpa banyak bertemu
Yakin, melangkah menuju satu pintu
Pintu ibadah paling lama
Pintu ibadah paling indah
Bersama, menjadi teman selamanya
Jumat, 11 Desember 2020
Tentang Takdir
Senin, 07 Desember 2020
Sesederhana Senyummu
Sesederhana senyum mu, seperti itulah alasan ku mencitaimu
Menikmati setiap rindu yang datang diantara terangnya kerlip bintang
Melangitkan doa dalam tiap rintik hujan yang jatuh bersama harapan
Denganmu aku belajar, bahwa Tuhan tak pernah tidur
Ia tak pernah melewatkan setiap kata yang terucap dalam tiap doa hambanya
Denganmu aku mengerti, bahwa masa indah akan selalu hadir pada saat yang tepat
Bersama setiap luka yang telah kudapat, bersama seluruh asa yang dulu hilang dalam senyap,
Setulus gelak tawamu, seperti itulah hatiku mencintaimu
Tanpa banyak tuntutan, tenang, dan cukup, tak berlebih
Ada ego yang luruh, bersama setiap pecahnya tawa ringanmu
Mehapuskan setiap amarah, melenyapkan setiap angkuhnya hati
Kau hadir di waktu yang begitu tepat, saat badai besar telah sepenuhnya reda
Tidak! Kau lah yang ternyata meredakan badai, dengan pribadimu yang sederhana
Kasih, tetaplah disini, hingga nanti ku menetap dengan damai dalam sederhananya hatimu
Langganan:
Postingan (Atom)