Membajak akal dan ingatanku
Yang seketika hanya tertuju padamu
Merasuk langsung ke relung hati, tanpa permisi
Pramitha, lancang sekali kamu
Cerdas berargumen, pintar bersikap
Sudah terbayang dari bahasa tubuhmu
Tatap mata jauh kedepan, diselingi diammu tanda berfikir
Lisan yang tak henti keluarkan pemikiran murni nan jernih
Cukup buat mataku terpaku kala itu
Aku hanya kagum, aku tak mau jatuh cinta padamu saat ini
Ku tak mau buatmu bersedih karena rumitnya situasi
Ada hati yang sedang kuperjuangkan jauh disana
Mungkin jika berjodoh, suatu saat nanti pasti kita bersama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar