Bercerai, hancur, rusak.
Perpisahan yang tak pernah kuat ku saksikan
Anak malang, cantik berseri pintar mengaji
Juga dua anak laki laki yang masih sangat belia
Harus rela menelan pil pahit kepedihan hidup
Akibat keegoisan dua orang tuanya
Sang istri pindah tak tau kemana
Suaminya bangkrut, menganggur
Anaknya, bingung. Belum mengerti apa yang terjadi
Yang tersisa hanya ingatan baku hantam ayah ibunya
Yang mungkin tak pernah bisa hilang dari ingatannya
Perih ku melihatnya, aku tak punya daya apa apa
Selain mendoakan, semoga masa depan mereka cerah
Temukan teman hidup yang setia
Agar tak lagi mengulang kebodohan orang tuanya
Menghancurkan kebahagian putra putrinya
Demi ego besar dalam diri mereka
Bajingan kalian!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar