Jumat, 07 September 2012

RATAPAN HAMBA


 RATAPAN HAMBA

 

Manusia bodoh...
Mungkin kata itu pun tak sanggup menggambarkan betapa bodohnya diriku..
Betapa bodohnya aku! menuruti semua kehendak makhluk jahanam itu
Bagai kerbau dungu yang menuruti semua keinginan tuannya.
Ah..Tuhan, jujur kuakui..
hamba-Mu ini sangatlah lemah..
Bodoh!
Betapa bodohnya diriku, mengingkari janjiku sendiri kepada-Mu ya Allah
Walau aku tahu Engkau telah melarang ku..
Walau aku tahu engkau telah mengingatkanku...
Walau petunjuk-Mu sangatlah jelas...
Tapi mengapa??
Mengapa aku masih saja mengikuti bisikan makhluk neraka itu?
yang sudah jelas - jelas Engkau katakan bahwa Syetan adalah musuh yang jelas bagi umat manusia.
Tapi entah mengapa bisikan itu begitu mudahnya mendoktrin seluruh tubuhku untuk ingkar kepada-Mu .
Kini hanya kepada Mu hamba bertumpu
Hanya tinggal kepada taubatku aku berdiri
Yang entah akan Kau terima atau tidak
Ya Allah, ya Tuhanku.. sejujurnya aku sangatlah malu menghadap kepada-Mu
Aku malu meminta ampunan dari-Mu
Aku malu mengadu pada-Mu
Aku malu!!
Tapi Ya Rabb..
Kalau bukan kepada-Mu hamba meminta ampunan, kepada siapa lagi hamba meminta apunan?
Kalau bukan kepada-Mu hamba mengadu, kepada siapa lagi Ya Rabb?
Hanya kepada-Mu ya Rabbi hamba memohon ampun
Hanya Engkau tempat mengadu
Ya Allah..ampuni dosa ku ini ya Allah..
Maafkan aku..
Maafkan hamba - Mu yang penuh dengan segunung dosa ini ya Allah
Engkau lah Maha Pengampun
Engkaulah Maha Penerima taubat
Terimalah taubat ku ya Rabb
Ampuni dosaku ya Allah
Hamba menyesal ya Allah
Aku berjanji takkan ku ulangi kesalahan ku ini..

Amin



 

 
 
 

Kamis, 15 Maret 2012

Wanita itu

wanita itu..
tiap malam kulihatnya bangun
memberikan hangat nya sentuh kasihnya
menghangatkan tubuhku dari angkuhnya angin malam
memberikan perlindungan dari gelapnya malam

Wanita itu
tiap pagi kurasakan setuhan lembutnya
yang perlahan membangunkan ku dari lelapku
kulihat wajahnya berseri memancarkan cahaya kasih sayang
kasih yang membuatku tetap hidup
sayang yang membuatku merasakan indahnya cinta di dunia ini

wanita itu
tanpa mengenal kata benci
dengan sabar menjagaku
menjagaku dari apapun yang bisa mengusikku

wanita itu
tanpa mengenal rasa letih
membanting raga
tanpa pamrih
dengan harapan anaknya hidup dengan sehat
dengan harapan anaknya dapat berguna

tempat dimana aku mencurahkan rasa kecewa maupun senang
tempat dimana aku meminta pendapat
tempat untukku meminta restu
tempat dimana aku mengadu
tempat dimana aku berlindung dari semua pengaruh buruk
yang selalu mengingatkan ku jikalau aku khilaf
tempat aku meminta ridho-Nya

engkaulah bidadariku yang selalu membahagiakan aku
engkaulah malaikatku yang selalu mengajariku apapun yang ingin ku tahu
engkaulah benteng hidupku yang tak kenal waktu menjagaku
engkaulah pahlawanku yang rela berkorban untukku
engkaulah sahabatku yang selalu ada untukku mengadu
engkaulah ibuku..

terima kasih ya Allah
engkau telah mengirimnya untukku
makhluk terbaik dimataku
setelah Rasululullah
makhluk yang paling aku cintai setelah Rasulullah saw
subhanallah, sungguh sempurnya makhluk-Mu ini dimataku
walau ku tahu kesempurnaan hanyalah milikmu ya Allah

jika Engkau mengizinkan
hamba mohon pertemukanlah kami di surga nanti
amin


Zaim shidqi

Selasa, 13 Maret 2012

My real hero

Ayah..kutahu engkau pemimpin
ayah,kutahu engkaulah contoh bagi kami
Engkau memimpin dengan caramu
cara yang kadang menjengkelkan
cara yang kadang membuatku sejenak membencimu

namun aku tahu
dibalik semua tindakan mu itu
tertanam banyak pelajaran hidup
terselip berjuta harapan
harapan yang begitu besar
harapan untuk melihat anakmu hidup bahagia
harapan untuk melihat anakmu hidup dijalan yang lurus

kini aku mulai dewasa
kini aku mulai mengerti
betapa hebatnya engkau
betapa besar pengaruhmu terhadap kehidupanku

kini banyak kulihat anak sma yang sudah menjadi bapak
kini banyak kulihat anak remaja yang tewas karena narkoba
kini banyak kulihat anak remaja yang berada di penjara

entah apa yang terjadi
jika engkau tidak keras padaku
mungkin,kini aku telah seperti mereka

ayah
maafkan aku
maafkan anakmu yang sering membencimu
maafkan anakmu yang kadang membantahmu
maafkan aku ayah

kutahu, hatimu masih terbuka lebar untukku
kutahu engkaulah pahlawan hidupku sesungguhnya
you are my real hero