Apabila datang sebuah hari tanpa esok
Aku berharap detik terakhirku di bumi ditemani satu sosok
Yaitu kamu, sederhana juga menenangkan
Tak sempurna, tapi layak kuperjuangkan
Tak mungkin hidup berjalan bahagia selalu
Tapi denganmu, hal-hal buruk akan lebih cepat berlalu
Tentunya kadang isi kepala kita berseberangan
Juga berbagai argumen yang tak jarang berujung kekesalan
Tapi kurasakan itu sebagai petualangan
Dinamika dan fluktuasi yang membuatku tak mau pergi
Kenapa? Karena kulakukan itu bersamamu
Entah bagaimana kulewati waktu kalau bukan dengan kamu
Denganmu, aku mau menghabiskan usia bersama
Denganmu, saling menopang arungi dunia bersama
Berdua lengkapi kekurangan satukan perasaan
Terima kasih istriku, menualah bersamaku
(Sebelum Menyesal - Wira Nagara x Dion Agung)