Senin, 30 November 2020
Bentuk Rindu
Jumat, 27 November 2020
Menuju Satu
Melangkah bersama dalam doa padaNya
Menikmati masa sebelum semua menjadi nyata
Sendu, rindu dan ragu yang sama tak kalah terjaga.
Menyusupi rongga hati, menelusuri setiap ruang nadi
Pergolakan batin mencoba menelusuri setiap denyut kelana,
Senantiasa berhanyut seirama dalam pinta.
Kelak, ada detak jantung yang harus kujaga
Ada nafas yang harus ku hela.
Ada setia yang harus kuperlihara.
Ada jiwa yang hidup bersama
Rengkuh kisah ini berderau dinamis
Naik turunnya begitu manis
Hingga nanti semua menjadi haru
Riuh bahagia tak lagi sendu
Kau dan aku memadu satu
Kamis, 19 November 2020
Terima Kasih
Untuk jiwa yang pernah hadir dalam tiap inchi rongga hati, aku berterima kasih
Pada setiap raga yang pernah datang temani rumitnya petualangan, aku berterima kasih
Hati yang dulu pernah berdegup bersama, langkah yang dulu pernah berjalan searah
Semua adalah karunia. Entah, baik atau buruknya akhir sebuah kisah, semua tetap menjadi sejarah
Tegaknya kepala yang sama sama kita alami saat ini menjadi bukti
Bukti bahwa tak bisa melupakanmu, bukan berarti aku tak bisa menemukan cinta yang baru.
Sebab rinduku ini bagaikan pualam, aku harus membiasakan ia tergesek beragam rasa agar tetap berkilau tak seragam.
Agar hati tak berubah menjadi jeruji, tanpa warna yang bergantian menghiasi.
Kini,petualangku hampir menemui ujungnya.
Setelah ratusan hari mencari yang dicinta
Melawan arus rindu yang biasanya, mengalahkan keinginan untuk mencintaimu selamanya.
Menggedor beribu pintu, menawarkan cinta yang baru.
Bersiap untuk berjuta kenyamanan yang hadir saat dipersilahkan, berpeluk kembali pada setiap kecewa saat penolakan.
Tak masalah..
Bagiku itu lebih terpuji daripada harus hidup dihatimu lagi.
Sebab kini malamku, bukan lagi tentang kamu…
Sekali lagi, aku berterima kasih
Rabu, 18 November 2020
Kejutan
Sebab Tuhan menciptakan asa, maka izinkan ku menaruh setitik asa pada tiap indah senyummu
Selasa, 17 November 2020
Asa Baru
Kau menyapa sebagai satu-satunya yang ku nantikan
Tak bisa kuragu, kaulah pemilik senyum manis yang selama ini aku rindukan
Senin, 16 November 2020
Terkunci
Semenjak pertemuan kedua kita
Mataku buta
Hatiku terkunci
Telingaku tuli
Kulitku mati
Otakku berhenti mengagumi
Indraku hanya bisa aktif olehmu
Hatiku sudah terkunci untukmu