Rabu, 30 Juni 2021

Hadirmu

Terkadang tangis tak selalu tentang mengurai luka, ia juga mengisyaratkan bahagia dalam derai air mata.

Seperti saat ini, saat kau hadir di tengah hati yang hampir kehilangan asa

Merasuk seketika dalam sepi, menyentuh hatiku yang telah lama terbiasa sendiri

 

Cinta, hadirmu terasa. menyuguhkan karunia

Benar, aku jatuh cinta. Pada tiap senyum dan gelak tawa yang kau punya

Sendu matahari yang baru saja mengintip di ujung timur terasa biasa saja

jika ia disandingkan dengan senyuman indah yang kau suguhkan pada dunia

Terang bulan tak lagi terlihat menawan jika ia disandingkan

dengan raut wajahmu yang penuh kesejukan

Entahlah,gemerlap bintang pun kalah meriah oleh hatiku yang kini sedang merekah

 

Kadang, cinta terlalu jauh dicari, hingga melupa sosok yang ada selama ini

Dicari yang paling tepat, tanpa sadar kamu hadir begiu dekat

Menyusuri ruang penasaran terbaik, hingga berpasrah pada perasaan yang di bolak-balik.

Berputar hebat merotasi waktu, sebab telah datang pesona gugup menunggu akan hadir waktu 

dimana kan ku ucap ijab qobul didepan seluruh tamu.

Memberi kejutan yang menyenangkan, memberi pelukan yang menenangkan. 

 

Kini, waktu itu telah datang di pelupuk mataku

Bersandar pada keyakinan dan komitmen padamu

Mengucap syukur yang jauh lebih dalam lagi

Bersujud padaNya jauh lebih lama lagi

Menatap masa bersama bersanding dalam atap yang sama

 

Hingga nanti aku bisa menetap dengan indah. 

Pada satu hati, pada satu cinta yang mendiami. 

Setia pada pilihan, walau jauh dari kesempurnaan.

Sebab bahagia itu diciptakan bukan ditemukan. 

 

Bertanggung jawab secara adil,  pada setiap keping hatimu yang ku ambil.

Bertanggung jawab secara penuh, menjaga hubungan agar tetap utuh. 

Menjadi satu-satunya alasan cinta yang jatuh, tanpa meminta harapan lain yang harus runtuh.

Menjagamu, agar tetap utuh dipelukanku, hingga terlepas oleh kehendak waktu.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar