Sabtu, 08 Mei 2021

Hai Manis

Hai manis,
Ehm.. Ini bukan sebuah sapaan receh,
karena ini adalah rangkaian pujian untukmu yang telah buatku meleleh.
Pemilik senyum yang buat hatiku menetap, dan kepada yang lain aku tak mau menoleh.

Laksana gula, kau membuat hidupku manis seketika, semutpun cemburu karena tak mampu mengerubungi dirimu, sebab diriku yang akan lebih dulu melakukan itu.

Tebu yang terekstrak pun akan berhenti memproses dirinya, karena untuk apa menjadi gula bila engkau tetap menjadi yang termanis satu satunya.

Stevia, aspartam, sakarin, dan berbagai pemanis lainnya pun lenyap seketika karena mereka hanyalah buatan, sedangkan kau adalah manis yang tuhan ciptakan untuk nantinya melengkapiku menjalani hidup di dunia.

Maka manis..tersenyumlah, aku tau hari harimu tengah berjalan berat dengan segala ujian yang sedang kau hadapi, namun tanpa senyummu waktu hanya akan menjadi pahit yang bertampah pekat setiap detiknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar