Untuk jiwa yang pernah hadir dalam tiap inchi rongga hati, aku berterima kasih
Pada setiap raga yang pernah datang temani rumitnya petualangan, aku berterima kasih
Hati yang dulu pernah berdegup bersama, langkah yang dulu pernah berjalan searah
Semua adalah karunia. Entah, baik atau buruknya akhir sebuah kisah, semua tetap menjadi sejarah
Tegaknya kepala yang sama sama kita alami saat ini menjadi bukti
Bukti bahwa tak bisa melupakanmu, bukan berarti aku tak bisa menemukan cinta yang baru.
Sebab rinduku ini bagaikan pualam, aku harus membiasakan ia tergesek beragam rasa agar tetap berkilau tak seragam.
Agar hati tak berubah menjadi jeruji, tanpa warna yang bergantian menghiasi.
Kini,petualangku hampir menemui ujungnya.
Setelah ratusan hari mencari yang dicinta
Melawan arus rindu yang biasanya, mengalahkan keinginan untuk mencintaimu selamanya.
Menggedor beribu pintu, menawarkan cinta yang baru.
Bersiap untuk berjuta kenyamanan yang hadir saat dipersilahkan, berpeluk kembali pada setiap kecewa saat penolakan.
Tak masalah..
Bagiku itu lebih terpuji daripada harus hidup dihatimu lagi.
Sebab kini malamku, bukan lagi tentang kamu…
Sekali lagi, aku berterima kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar