Selasa, 23 Oktober 2018

Canggung

Kadang, ada canggung untuk bicara
saat hati ini mulai begitu merindukan,
Takut menjadi bumerang untuk aku dan kamu
Mungkin diam adalah hal terbaik hadapi rindu
Tak perlu kau khawatir,
aku tak mungkin bisa berpaling dari wanita sepertimu.
Rasanya aku mulai menikmati lagi cinta dalam diam.
Seperti awal pertemuan kita waktu itu
Merasakan misteriusnya kamu
Belagak tak tahu, sembari sesekali mencuri perhatianmu.

Sabtu, 07 Juli 2018

.

Selamat pagi cantik
Wanitaku yang super.
Hebat nan pintar
Yang sangat aku banggakan.

Maafkan lelaki yang bodoh ini
Yang sering buatmu marah
Yang sulit mengimbangi caramu berdiskusi

Maafkan lelaki yang bodoh ini
Yang sering sulit buatmu bahagia
Malah sering buatmu hilang rasa

Sayang, aku merasa rendah sekali dimatamu saat ini.

Rabu, 04 Juli 2018

Aku masih disini

Menyapa mu setiap pagi
Walau bagimu mungkin tak begitu berarti
Adalah caraku meredam rindu ini

Melihat wajahmu setiap hari
Walau mungkin hanya hitungan detik
Adalah caraku memastikan dirimu baik baik saja hari ini

Mendoakanmu malam ini
Dengan penuh harap dikabulkan oleh sang Pemilik Hati
Adalah usaha terbaikku saat ini
Untuk menjagamu setiap hari

Kamu, yang saat ini masih jadi doa bagiku
Lanjutkan perjuanganmu
Tak usah memikirkanku

Tenang saja, aku masih disini untukmu





Senin, 25 Juni 2018

Kasih, aku rindu

Kasih, apa yang harus kulakukan?
Senyummu tak mau pergi dari kepalaku
Menyisakan rindu yang tak kunjung usai

Kasih, kau pakai parfum apa?
Harum tubuhmu tertinggal dalam benakku

Kasih, kau ini makhluk apa?
Aku tak bisa berhenti merindukan mu

baru kemarin kita bertemu, terasa setahun kita berpisah. Ini apa?
Apakah ini indikasi kecanduanku padamu?
Tak bisa kujauh darimu.

Kasih, aku rindu




Selasa, 10 April 2018

Untukmu, perempuanku

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Hati ini bergetar saat ijab qabul lancar keluar dari mulut lelaki itu , seketika semua hal tentang dirimu terlukis detail dalam ingatanku. Baik, buruk, sayang,  cinta, kedewasaan, kekanak kanakan dirimu semua kutahu.
Khawatirku, bahagiaku, haru, semua campur aduk dalam sesaat, pecah lewat tetesan air mata haru.
Perempuan dengan sejuta kenangan, lalui 23 tahun hidup bersama dalam rumah. ketawa, berantem, maafan, curhat curhatan, semua kita lalui bersama.  tentu tak mudah melepaskanmu begitu saja.
Bukan hanya sekedar kakak, mba tisa sudah menjadi orang tua, sahabat, sosok contoh yg baik untuk ku.
Wahai Perempuan ku, dengan segala kekurangan dan kelebihanmu, kini kau sudah di persunting lelaki pilihanmu, lelaki hasil istikharahmu, Lelaki yang insya Allah akan jadi sahabat terbaik, teman hidup, dan pemimpin hidup mu, lelaki yang Insya Allah akan merubahmu menjadi lebih baik lagi, lelaki yang Insya Allah akan meluruhkan amarahmu yang kadang sulit dikendalikan, lelaki yang Insya Allah akan memelukmu bagaimanapun kondisimu, Lelaki yang Insya Allah jadi Imam yang menuntunmu menuju jannah.
Selamat menempuh lautan rumah tangga bersama Kekasihmu, doaku akan terus mengalir untuk kebaikan kalian berdua.  Barakallah ❤️Mbak Tisaku tersayang @fatisa

Senin, 31 Oktober 2016

Luka cinta

Saat Cinta telah kecewa
pecah disana
hancur tak tersisa
buyar semua
hanya sesal yang tersisa
bersama harapan yang tak pernah sirna

kepercayaannya telah dilukai
Kasih sayangnya telah dinodai
maaf saja tak pernah cukup untuk ini

andai waktu bisa diulang
akan kuperbaiki semua
agar tak ada tangis diantara kita

semoga saja niatnya masih tersisa
niat tuk hidup bersama
aku tak pernah tau isi hatinya
masihkah aku dihatinya?
hanya waktu yang bisa menjawabnya

ini tentang janji
janji yang berkali kali dikhianati
sampai bosan toleransi menaungi
seperti pejabat masa kini
banyak janji tak ada bukti

tak tahu apa yang saat ini ia rasa
masihkah ia menyimpan cinta?
entahlah, yang jelas aku masih sangat cinta

katanya tak ada cinta tanpa pengorbanan
mungkin kini saatnya berkorban
demi menjaga asa tuk mempersuntingnya
salam hangat untukmu yang ada dalam doa
dari aku, si dungu yang mau berubah




Jumat, 24 Juni 2016

Rekamanmu

"...aku tak tahu harus bagaimana, aku merasa tiada berkawan selain dirimu, selain cintamu..."

suaramu begitu khas, sedikit serak waktu itu.
terdengar jelas menyanyikan lagu itu lewat rekaman ponselmu
sangat terasa begitu dalam dari lubuk hatimu
aku tahu dik,betapa besar rasa takutmu akan kehilanganku

tak pernah bosan kuputar rekamanmu setiap malam
menemani sepinya malamku.
terlebih, akhir akhir ini. saat begitu banyak konflik menerpa kita
seperti sihir, air mataku tak pernah bisa terbendung
kala mendengar rekamanmu

kau seperti menaruh seluruh harapan mu, seluruh rasa takutmu saat itu
pada setiaap kata yang keluar dari mulut mungilmu itu

ingin sekali kupeluk erat tubuhmu saat itu
membisikkan padamu, bahwa aku masih disini dik
aku tak akan pergi darimu
namun, lagi lagi...
ini belum saatnya..

dik, saat kita mulai terasa menjauh...
ingat lagi seluruh rencana kita,
dengarkan lagi rekamanmu,
baca lagi, tulisan tulisanku...

kau akan merasakan betapa megahnya rasa ini..